Meru Tumpang 3 (Ida Betara Ratu Bagus) merupakan Stana utama pelindung desa, peneduh jagat, pemberi kesejahteraan, dan pusat pemujaan.
Nama Pencipta
Masyarakat desa keliki
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
1999
Periode Pembuatan
1999
Bahan Pembuatan
Kayu cempaka, Kayu jati, Batu paras
Teknik Pembuatan
Ukiran Bali dan pahatan Bali
Ornamen
-
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
-8452878
Garis Bujur
115263650
Fungsi
Meru Tumpang 3 (Ida Betara Ratu Bagus) merupakan Stana utama pelindung desa, peneduh jagat, pemberi kesejahteraan, dan pusat pemujaan.
Pemilik
Desa Adat Keliki
Sejarah Kepemilikan
-
Nilai Sejarah
Pelinggih Meru Tumpang Tiga memiliki nilai sejarah sebagai pelinggih utama yang menjadi stana Ida Betara Ratu Bagus Kereban Jagat di Pura Dalem Sakenan. Keberadaannya telah lama menjadi pusat pelaksanaan upacara dan simbol penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Desa Keliki.
Nilai Budaya
Pelinggih ini memiliki nilai budaya karena menjadi pusat persembahyangan masyarakat dalam berbagai upacara adat dan keagamaan. Tradisi menghaturkan banten, ngayah, dan pelaksanaan piodalan di Meru Tumpang Tiga menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan rasa bhakti masyarakat terhadap Ida Betara.
Nilai Estetika
Nilai estetika Meru Tumpang Tiga terlihat pada bentuk bangunan bertingkat tiga dengan atap ijuk khas Bali yang memberikan kesan megah dan sakral. Ukiran serta detail arsitekturnya menunjukkan keindahan seni tradisional Bali yang harmonis dengan lingkungan pura.
Nilai Ekonomi
Keberadaan Meru Tumpang Tiga turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui kebutuhan sarana upacara, pembuatan banten, seni ukir, dan perawatan pura. Selain itu, bentuk Meru yang khas juga menjadi daya tarik wisata budaya dan religi di Desa Keliki.
Nama Pencipta
Masyarakat desa keliki
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
1999
Periode Pembuatan
1999
Bahan Pembuatan
Kayu cempaka, Kayu jati, Batu paras
Teknik Pembuatan
Ukiran Bali dan pahatan Bali
Ornamen
-
Panjang
1 m
Lebar
1 m
Tinggi
4.5 m
Volume
4.5 m3
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
-8452878
Garis Bujur
115263650
Fungsi
Meru Tumpang 3 (Ida Betara Ratu Bagus) merupakan Stana utama pelindung desa, peneduh jagat, pemberi kesejahteraan, dan pusat pemujaan.
Pemilik
Desa Adat Keliki
Sejarah Kepemilikan
-
Nilai Sejarah
Pelinggih Meru Tumpang Tiga memiliki nilai sejarah sebagai pelinggih utama yang menjadi stana Ida Betara Ratu Bagus Kereban Jagat di Pura Dalem Sakenan. Keberadaannya telah lama menjadi pusat pelaksanaan upacara dan simbol penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Desa Keliki.
Nilai Budaya
Pelinggih ini memiliki nilai budaya karena menjadi pusat persembahyangan masyarakat dalam berbagai upacara adat dan keagamaan. Tradisi menghaturkan banten, ngayah, dan pelaksanaan piodalan di Meru Tumpang Tiga menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan rasa bhakti masyarakat terhadap Ida Betara.
Nilai Estetika
Nilai estetika Meru Tumpang Tiga terlihat pada bentuk bangunan bertingkat tiga dengan atap ijuk khas Bali yang memberikan kesan megah dan sakral. Ukiran serta detail arsitekturnya menunjukkan keindahan seni tradisional Bali yang harmonis dengan lingkungan pura.
Nilai Ekonomi
Keberadaan Meru Tumpang Tiga turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui kebutuhan sarana upacara, pembuatan banten, seni ukir, dan perawatan pura. Selain itu, bentuk Meru yang khas juga menjadi daya tarik wisata budaya dan religi di Desa Keliki.