Bale Kulkul, yang berarti "paviliun drum" dalam bahasa Bali, adalah sebuah bangunan tradisional Bali yang berfungsi sebagai tempat menggantung kulkul (kentongan) dan memiliki peran penting dalam sistem komunikasi dan budaya masyarakat Bali.
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
-
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Paras, Kayu Jati, Genteng
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
Karang Gajah, Karang Daun, Karang Singa
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
BALI
Kabupaten
KOTA DENPASAR
Kecamatan
DENPASAR SELATAN
Desa/Kelurahan
PEMOGAN
Alamat
Jalan Tanah Kilap, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali
Garis Lintang
8°43'37.4"S
Garis Bujur
115°11'21.0"E
Fungsi
Dalam serangkaian acara perlu adanya Bale Kul-kul ketika odalan, seorang pedanda melakukan persembahyangan maka kul-kul wajib dibunyikan.
Pemilik
Pura Luhur Candi Narmada Tanah Kilap
Sejarah Kepemilikan
-
Nilai Sejarah
-
Nilai Budaya
-
Nilai Estetika
-
Nilai Ekonomi
-
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
-
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Paras, Kayu Jati, Genteng
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
Karang Gajah, Karang Daun, Karang Singa
Panjang
3.8 m
Lebar
3.8 m
Tinggi
7.5 m
Berat
- Kg
Volume
108.3 m3
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
BALI
Kabupaten
KOTA DENPASAR
Kecamatan
DENPASAR SELATAN
Desa/Kelurahan
PEMOGAN
Alamat
Jalan Tanah Kilap, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali
Garis Lintang
8°43'37.4"S
Garis Bujur
115°11'21.0"E
Fungsi
Dalam serangkaian acara perlu adanya Bale Kul-kul ketika odalan, seorang pedanda melakukan persembahyangan maka kul-kul wajib dibunyikan.