Pelinggih Ratu Bendega merupakan sebuah bangunan suci yang terdapat di dalam kompleks pura di Bali. Pelinggih ini difungsikan untuk memuja Ratu Bendega, yang dipercaya sebagai dewi penguasa laut dan pelindung para nelayan. Keberadaannya di pura-pura Bali, khususnya di pesisir pantai, mencerminkan penghormatan dan rasa terima kasih masyarakat Bali atas limpahan hasil laut dan keselamatan para nelayan dalam menjalankan mata pencaharian mereka.
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
-
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Paras
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
Karang Gajah
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
BALI
Kabupaten
KOTA DENPASAR
Kecamatan
DENPASAR SELATAN
Desa/Kelurahan
PEMOGAN
Alamat
Jalan Tanah Kilap, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali
Garis Lintang
8°43'36.9"S
Garis Bujur
115°11'20.8"E
Fungsi
Pelinggih ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih masyarakat Bali kepada Ratu Bendega atas limpahan hasil laut dan keselamatan para nelayan.
Pemilik
Pura Luhur Candi Narmada Tanah Kilap
Sejarah Kepemilikan
-
Nilai Sejarah
-
Nilai Budaya
-
Nilai Estetika
-
Nilai Ekonomi
-
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
-
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Paras
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
Karang Gajah
Panjang
1.4 m
Lebar
1.6 m
Tinggi
3 m
Berat
- Kg
Volume
6.72 m3
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
BALI
Kabupaten
KOTA DENPASAR
Kecamatan
DENPASAR SELATAN
Desa/Kelurahan
PEMOGAN
Alamat
Jalan Tanah Kilap, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali
Garis Lintang
8°43'36.9"S
Garis Bujur
115°11'20.8"E
Fungsi
Pelinggih ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih masyarakat Bali kepada Ratu Bendega atas limpahan hasil laut dan keselamatan para nelayan.