Pelinggih Ratu Ngurah Ketut berkaitan erat dengan Bhatara Tengahing Segara/ Pemujaan Segara, sedangkan Bhatara Ida Ratu Ngurah adalah pengatur secara niskala di Pura Purusada sebagai Ratu Sedehan Pengenter
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
1133-1150
Periode Pembuatan
Masa pemerintahan Srijaya Sakti
Bahan Pembuatan
Batu Bata Merah
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
Terdapat banyak patung-patung
Kondisi Fisik
Sangat Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
8°34'11.78"S
Garis Bujur
115°10'42.82"E
Fungsi
Tempat Pemujaan Bhatara Tengahing Segara dan Bhatara Ida Ratu Ngurah
Pemilik
Bangunan ini dikelola oleh pengempon Pura Purusada dari Desa Adat Kapal
Sejarah Kepemilikan
-
Nilai Sejarah
-
Nilai Budaya
-
Nilai Estetika
-
Nilai Ekonomi
-
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
1133-1150
Periode Pembuatan
Masa pemerintahan Srijaya Sakti
Bahan Pembuatan
Batu Bata Merah
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
Terdapat banyak patung-patung
Panjang
2,88 m
Lebar
3 m
Tinggi
3,11 m
Berat
- Kg
Volume
26,87 m3
Kondisi Fisik
Sangat Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
8°34'11.78"S
Garis Bujur
115°10'42.82"E
Fungsi
Tempat Pemujaan Bhatara Tengahing Segara dan Bhatara Ida Ratu Ngurah
Pemilik
Bangunan ini dikelola oleh pengempon Pura Purusada dari Desa Adat Kapal