Pelinggih Sakenan

Objek Metadata Warisan Budaya Benda
Deskripsi

Pelinggih Sakenan atau Sakyamuni menghadap ke arah selatan, merupakan pelinggih sebagai tempat pemujaan Bhatara Budha. Di Bali Pernah berkembang adanya agama Budha Mahayana, puncak kejayaannya pada zaman Shri Gunapriya Dharmapatni-Udayana berkuasa di Bali, tatkala itulah kedatangan beliau Mpu Kuturan ke Bali yang juga menganut paham Budha Mahayana. Dinamai pelinggih Sakenan sebab merupakan pesimpangan Pura Sakenan yang menganut paham Budha Mahayana.

Nama Pencipta -
Negara Asal Pencipta Indonesia
Gaya Pencipta Jawa-Bali
Tahun Pembuatan 989–1011
Periode Pembuatan Pada zaman Shri Gunapriya Dharmapatni-Udayana berkuasa di Bali
Bahan Pembuatan Batu Bata dan Paras
Teknik Pembuatan -
Ornamen -
Kondisi Fisik Sangat Baik
Tingkat Kerusakan Tidak Ada Kerusakan
Provinsi tidak ada data
Kabupaten tidak ada data
Kecamatan tidak ada data
Desa/Kelurahan tidak ada data
Alamat
Garis Lintang 8°34'10.76"S
Garis Bujur 115°10'42.47"E
Fungsi Tempat pemujaan sanghyang Budha Mahayana
Pemilik Bangunan ini dikelola oleh pengempon Pura Purusada dari Desa Adat Kapal
Sejarah Kepemilikan -
Nilai Sejarah -
Nilai Budaya -
Nilai Estetika -
Nilai Ekonomi -
Nama Pencipta -
Negara Asal Pencipta Indonesia
Gaya Pencipta Jawa-Bali
Tahun Pembuatan 989–1011
Periode Pembuatan Pada zaman Shri Gunapriya Dharmapatni-Udayana berkuasa di Bali
Bahan Pembuatan Batu Bata dan Paras
Teknik Pembuatan -
Ornamen -
Panjang 3,09 m
Lebar 3,18 m
Tinggi 5,59 m
Berat - Kg
Volume 54,93 m3
Kondisi Fisik Sangat Baik
Tingkat Kerusakan Tidak Ada Kerusakan
Provinsi tidak ada data
Kabupaten tidak ada data
Kecamatan tidak ada data
Desa/Kelurahan tidak ada data
Alamat
Garis Lintang 8°34'10.76"S
Garis Bujur 115°10'42.47"E
Fungsi Tempat pemujaan sanghyang Budha Mahayana
Pemilik Bangunan ini dikelola oleh pengempon Pura Purusada dari Desa Adat Kapal
Sejarah Kepemilikan -
Nilai Sejarah -
Nilai Budaya -
Nilai Estetika -
Nilai Ekonomi -

Foto Dari Berbagai Sudut

Nia Chatbot Meet
N.I.A