Pelinggih Satya

Objek Metadata Warisan Budaya Benda
Deskripsi

Pelinggih Satya ini berjumlah 64 buah, dengan arah hadapnya ada yang ke timur, barat, dan selatan, ini menandakan bahwa pelinggih merupakan  bala satya/prajurit yang sangat setia dan siaga ketiga arah mata angin. Palinggih ini awalnya ada di belakang prasada/sisi timur, namun pada renovasi pada tahun 1949 Pelinggih Satya dipindahkan ke arah selatan (pada tempatnya sekarang). Bentuk strukturnya menyerupai padmasana yaitu bagian bawah, tengah dan atas berupa cangkem pelinggih.

Nama Pencipta -
Negara Asal Pencipta Indonesia
Gaya Pencipta Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan 1949
Periode Pembuatan 1949-1951
Bahan Pembuatan Batu Bata Merah
Teknik Pembuatan -
Ornamen Patung Raksasa dan Patung Hewan
Kondisi Fisik Sangat Baik
Tingkat Kerusakan Kerusakan Ringan
Provinsi tidak ada data
Kabupaten tidak ada data
Kecamatan tidak ada data
Desa/Kelurahan tidak ada data
Alamat
Garis Lintang 8°34'11.51"S
Garis Bujur 115°10'42.36"E
Fungsi Tempat untuk menghormati perjuangan prajurit/bala satya
Pemilik Bangunan ini dikelola oleh pengempon Pura Purusada dari Desa Adat Kapal
Sejarah Kepemilikan -
Nilai Sejarah -
Nilai Budaya -
Nilai Estetika -
Nilai Ekonomi -
Nama Pencipta -
Negara Asal Pencipta Indonesia
Gaya Pencipta Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan 1949
Periode Pembuatan 1949-1951
Bahan Pembuatan Batu Bata Merah
Teknik Pembuatan -
Ornamen Patung Raksasa dan Patung Hewan
Panjang 12,3 m
Lebar 5,5 m
Tinggi 2,15 m
Berat - Kg
Volume 145,44 m3
Kondisi Fisik Sangat Baik
Tingkat Kerusakan Kerusakan Ringan
Provinsi tidak ada data
Kabupaten tidak ada data
Kecamatan tidak ada data
Desa/Kelurahan tidak ada data
Alamat
Garis Lintang 8°34'11.51"S
Garis Bujur 115°10'42.36"E
Fungsi Tempat untuk menghormati perjuangan prajurit/bala satya
Pemilik Bangunan ini dikelola oleh pengempon Pura Purusada dari Desa Adat Kapal
Sejarah Kepemilikan -
Nilai Sejarah -
Nilai Budaya -
Nilai Estetika -
Nilai Ekonomi -

Foto Dari Berbagai Sudut

Nia Chatbot Meet
N.I.A