Topeng Kagura Jepang adalah topeng tradisional yang digunakan dalam pertunjukan Kagura, sebuah jenis tarian ritual Shinto yang berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan kepada dewa atau roh. Biasanya terbuat dari kayu atau bahan lainnya, topeng ini sering kali memiliki desain yang rumit dan ekspresif, dengan karakteristik wajah yang sangat mencolok untuk mengubah penampilan pemain menjadi sosok mistis atau ilahi.
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
-
Gaya Pencipta
Tradisional Jepang
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
-
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
-
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
BALI
Kabupaten
KABUPATEN GIANYAR
Kecamatan
SUKAWATI
Desa/Kelurahan
KEMENUH
Alamat
Jalan Tegal Bingin, Banjar Tengkulak Tengah, Kemenuh, Sukawati, Gianyar
Garis Lintang
-
Garis Bujur
-
Fungsi
Fungsi utama topeng Kagura adalah untuk memperkuat elemen teatrikal dari pertunjukan, menciptakan atmosfer yang sakral, dan membantu dalam penyampaian narasi serta ritual keagamaan.
Pemilik
Hadi Sunyoto
Sejarah Kepemilikan
Sejarah kepemilikan topeng ini dibeli dari sebuah pameran pada tahun 2002 kemudian dipajang dan dipamerkan kembali di sebuah museum yang bernama Rumah Topeng dan Wayang Setia Darma pada tahun 2004 dan telah dibuka untuk umum.
Nilai Sejarah
-
Nilai Budaya
-
Nilai Estetika
-
Nilai Ekonomi
-
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
-
Gaya Pencipta
Tradisional Jepang
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
-
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
-
Panjang
- m
Lebar
- m
Tinggi
- m
Berat
- Kg
Volume
- m3
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
BALI
Kabupaten
KABUPATEN GIANYAR
Kecamatan
SUKAWATI
Desa/Kelurahan
KEMENUH
Alamat
Jalan Tegal Bingin, Banjar Tengkulak Tengah, Kemenuh, Sukawati, Gianyar
Garis Lintang
-
Garis Bujur
-
Fungsi
Fungsi utama topeng Kagura adalah untuk memperkuat elemen teatrikal dari pertunjukan, menciptakan atmosfer yang sakral, dan membantu dalam penyampaian narasi serta ritual keagamaan.
Pemilik
Hadi Sunyoto
Sejarah Kepemilikan
Sejarah kepemilikan topeng ini dibeli dari sebuah pameran pada tahun 2002 kemudian dipajang dan dipamerkan kembali di sebuah museum yang bernama Rumah Topeng dan Wayang Setia Darma pada tahun 2004 dan telah dibuka untuk umum.