Wayang Golek Thengul adalah jenis pertunjukan wayang golek yang berasal dari Jawa Tengah, khususnya daerah sekitar Banyumas. Pertunjukan ini menggunakan boneka kayu berukuran besar dengan karakteristik yang mencolok, sering kali bergaya eksentrik dan lucu, dengan ciri khas wajah yang berwarna-warni dan ekspresi dramatis
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Tradisional Jawa
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
-
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
-
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
BALI
Kabupaten
KABUPATEN GIANYAR
Kecamatan
SUKAWATI
Desa/Kelurahan
KEMENUH
Alamat
Jalan Tegal Bingin, Banjar Tengkulak Tengah, Kemenuh, Sukawati, Gianyar
Garis Lintang
-
Garis Bujur
-
Fungsi
Fungsi utama Wayang Golek Thengul adalah untuk menghibur penonton melalui cerita-cerita yang menggabungkan humor dan kritik sosial. Selain itu, pertunjukan ini juga berfungsi sebagai sarana pendidikan dan pelestarian budaya, menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai masyarakat lokal melalui kisah-kisah yang mengandung unsur tradisi dan kepercayaan setempat.
Pemilik
Hadi Sunyoto
Sejarah Kepemilikan
Sejarah kepemilikan topeng ini dibeli dari sebuah pameran pada tahun 2002 kemudian dipajang dan dipamerkan kembali di sebuah museum yang bernama Rumah Topeng dan Wayang Setia Darma pada tahun 2004 dan telah dibuka untuk umum.
Nilai Sejarah
-
Nilai Budaya
-
Nilai Estetika
-
Nilai Ekonomi
-
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Tradisional Jawa
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
-
Teknik Pembuatan
-
Ornamen
-
Panjang
- m
Lebar
- m
Tinggi
- m
Berat
- Kg
Volume
- m3
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
BALI
Kabupaten
KABUPATEN GIANYAR
Kecamatan
SUKAWATI
Desa/Kelurahan
KEMENUH
Alamat
Jalan Tegal Bingin, Banjar Tengkulak Tengah, Kemenuh, Sukawati, Gianyar
Garis Lintang
-
Garis Bujur
-
Fungsi
Fungsi utama Wayang Golek Thengul adalah untuk menghibur penonton melalui cerita-cerita yang menggabungkan humor dan kritik sosial. Selain itu, pertunjukan ini juga berfungsi sebagai sarana pendidikan dan pelestarian budaya, menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai masyarakat lokal melalui kisah-kisah yang mengandung unsur tradisi dan kepercayaan setempat.
Pemilik
Hadi Sunyoto
Sejarah Kepemilikan
Sejarah kepemilikan topeng ini dibeli dari sebuah pameran pada tahun 2002 kemudian dipajang dan dipamerkan kembali di sebuah museum yang bernama Rumah Topeng dan Wayang Setia Darma pada tahun 2004 dan telah dibuka untuk umum.